Baru-baru ini beredar di dunia maya virus komputer dengan nama Michael Jackson. Virus ini beredar melalui surat elektronik / email. Demi keamanan sebaiknya jangan membuka email tersebut.
Email yang dimaksudkan mempunyai judul "Remembering Michael Jackson" dengan pengirim "sarah@michaeljackson.com" ( pernyataan sophos ).
Menurut Sophos, email tersebut memberitahu penerimanya bahwa satu file tautan dengan judul "Michael songs and picture.zip" berisi gambar dan lagu rahasia sang bintang musik pop, yang meninggal akibat jantungnya berhenti berdenyut secara mendadak di Amerika Serikat pada Kamis, 25 Juni.
Perusahaan anti virus menyarankan untuk tidak membuka email/file tersebut. Jika dibuka maka secara otomatis akan menyebar. Virus ini juga berdampak pada saat kita menggunakan usb ,yaitu saat akses memory autorun USB
Cara membersihkan virus Michael Jackson :
- Dalam Windows normal virus sudah bisa dihilangkan dengan tools seperti killermachine/cleaner anti virus.
- Harus melalui safemode dulu,caranya tekan f8 waktu windows akan booting.Maka akan tampil bootmenu pilih safemode atau safemode common prompt baru jalankan tools removal anti virusnya.
- Matikan proses reptile.exe dan windup.exe dengan ProcessExplorer dari sysinternals.com.
- Jika tidak bisa masuk safe mode karena virus sudah mendisable safe mode-nya, kita harus masuk windows normal ,kemudian endtask semua aplikasi dengan task manager termasuk explorer,svchost,spooler,dll yang bisa di endtask jika waktu meng-endtask svchost.exe tampil system shutdown,itu bisa diatasi dengan mengetik shutdown -a di run-nya task manager.
- Gunakan hiren boot cd ,jalankan autorun.exe/autorun.bat untuk melihat proses file ,hilangkan ceklist /centang pada file yang bukan file microsoft /vendor lain yang kita kenal,biasanya tidak jelas asal -usulnya , agar waktu booting tidak dieksekusi oleh system.
- Gunakan hijackthis atau msconfig,atau bisa gunakan plugin-nya ansav anti virus yang bernama registryfx untuk mematikan /menghilangkan startup file,misalnya disable regedit,task manager, dan lain-lain.
- Untuk kasus yang paling berat gunakan windows lain,caranya jadikan harddisk yang bervirus sebagai sekunder/slave.kemudan scan dengan anti virus update terbaru.gantikan file yang terhapus dengan mencopy dari windows yang masih belum terkena virus atau difolder dllcache.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar